KALSIUM – SUMBER KEHIDUPAN (2) September 2, 2008
Posted by carahidupsehat in Informasi.Tags: Kalsium, penyerapan kalsium
add a comment
PENYERAPAN
Masalah penyerapan kalsium adalah masalah dunia. Banyak pakar dan ilmuwan belum mendapat jawaban dalam memperkenalkan cara yang paling baik dalam meningkatkan kadar penyerapan kalsium untuk keperluan tubuh kita setiap hari. Kalsium dapat diserap dengan baik di dalam usus kecil. Itu pun harus dicerna dan dipecah ke dalam ataom dan ion. Akan tetapi, kebanyakan kalsium hanya dapat larut dalam cairan asam, pada nilai pH mendekati 7, kalsium tidak dapat larut dan akan menggumpal. Usus kecil dalam tubuh kita mempunyai pH 7.2 sampai dengan 7.8. Oleh karena itu kebanyakan kalsium tidak dapat larut dan melekat di dinding usus. ini bukan saja menyebabkan kalsium tidak dapat diserap, bahkan ia akan sangat mengganggu fungsi penyerapan usus untuk nutrisi yang lain (khususnya mikromenaral dan vitamin) serta masalah sembelit. Selain itu, kalsium juga akan bergabung dengan asam oksalat dan asam fitik dari makanan dan membentuk bahan yang tidak dapat larut dalam air serta menyekatkan penyerapan di usus.
(lagi…)
KALSIUM – SUMBER KEHIDUPAN (1) Juli 21, 2008
Posted by carahidupsehat in 1.Tags: Add new tag, Kalsium
add a comment
Kalsium adalah mineral yang sangat penting dalam tubuh. Kalsium sangat membantu proses metabolisme tubuh, transmisi saraf, pengaturan detak jantung, pertumbuhan otot dan lain-lain. Setelah umur 20 tahun, tubuh kita akan mulai mengalami kekurangan kalsium sebanyak 1% setiap tahun. Ketika berumur lebih dari 50 tahun, jumlah kandungan kalsium dalam tubuh akan menyusut sebanyak 50%, apabila umur mencapai 70 tahun akan mengalami masalah kekurangan kalsium. Gejala awal untuk kekurangan kalsium adalah seperti lesu, banyak berkeringat, gelisah, sesak nafas, tidak bertenaga, selera makan berkurang, sembelit, insomnia, kaki kejang (kram) dan lain-lain. Apabila gejal awal telah tampak dan tidak diberikan kalsium yang cukup, maka akan mempengaruhi kesehatan dan mudah terserang penyakit.
Kekurangan kalsium akan menyebabkan 109 jenis penyakit. Pada anak-anak yang menghadapi rikets, 20-50% adalah disebabkan oleh kekurangan kalsium. Negeri Cina mempunyai 12 milyar penduduk dan 10% – nya mengalami kekurangan kalsium yang serius.
Akibat kekurangan kalsium untuk jangka panjang diantaranya:
Anak-anak :
Sering gelisah, kaki berbentuk “X”, kaki berbentuk “O”, penyakit rikets, pertumbuhan tulang yang tidak sempurna
Remaja :
Kaki kejang (kram), lesu, gelisah, kurang gairah, kerusakan gigi, selesma, alergi dan lain-lain.
Dewasa :
Kelesuan, lemah, kejangan, sakit pinggang, selesma, alergi dan lain-lain.
Wanita Hamil :
Kaki kejang (kram), sakit pinggang, sakit sendi, edema, darah tinggi selama mengandung dan lain-lain.
Orang Tua :
Sakit pinggang, kaki lemah, kaki kejang, tulang keropos, meningkatkan pedatan tulang, patahan tulang, kencing manis, sakit jantung dan lain-lain.
Bersambung…
tahap pengobatan Cina dengan teknologi modern Juli 18, 2008
Posted by carahidupsehat in 1.1 comment so far
Tahan 1 : Pembersihan
Yaitu tahap dimana tubuh dibersihkan dari lemak/racun yang ada di dalam darah dan saluran pencernaan.
Tahap 2: Penyeimbangan
Yaitu proses untuk menyeimbangkan tubuh dari kekurangan zat dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh. Ketidak-seimbangan tersebut menyebabkan tubuh mudah terserang penyakit.
Tahap 3: Pengaktifan
Merupakan proses untuk mengaktifkan organ-organ dalam tubuh yang penting seperti; ginjal,pankreas, hati, usus, paru-paru dan jantung.
Tahap 4: Penguatan
yaitu tahap setelah organ tubuh aktif maka tubuh harus mempunyai daya tahan dan vitalitas yang kuat sehingga bisa bertahan terhadap penyakit.
Dengan ke-empat tahapan terebut dalam pengobatan Cina, sebenarnya tubuh kita dibuat berfungsi normal dan mempunyai daya tahan sendiri. Dan terhadap penyakit yang diderita tubuh kita diharpakan dapat melawan sendiri penyakit tersebut. Ada satu tambahan nutrisi yaitu; nutrisi gen aktif. Nutrisi ini berfungsi melancarkan pembuluh darah yang tesumbat dan melawan gen yang tidak normal. Ini dikembangkan utuk melawan efek dari makanan modern yang telah banyak menimbulkan penyakit baru.
target penyembuhan Tianshi Juli 17, 2008
Posted by carahidupsehat in 1.add a comment
Produk Tianshi merupakan suplemen kesehatan yang tidak hanya memperbaiki jaringan atau organ. Yang menjadi targetnya justru sel. Sel itu yang menjadi target untuk dikembalikan ke keadaan semula atau keadaan optimal. Dengan sel sehat, maka jaringan akan sehat. Kalau jaringan sehat, otomatis organ sehat. Kalau sistem organ sehat, tubuh kita juga akan sehat.
Seseorang yang menderita suatu penyakit, idealnya memang menempuh dua cara, pengobatan secara medis (konvensional) maupun tradisional. Pengobatan tradisional sendiri memang hampir bertolak belakang dengan pengobatan konvensiional (barat). Tapi, pengobatan tradisional, seperti contohnya akupuntur mulai dilirik, karena fungsinya telah dirasakan masyarakat sejak 5.000 tahun yang lalu. Dengan fakta tersebut, dokter barat tidak bisa menutup mata dengan adanya efek penyembuhan dari pengobatan tradisional.
Tentu saja cara kerja suplemen dan obat berbeda. Efek penyembuhan supleman membutuhkan proses dalam memperbaiki sel. Begitu minum suplemen, selnya tidak akan langsung bagus. Tapi perlu waktu untuk regenerasi. Sedangkan sel itu ada masa-masa (waktu) hidupnya. Sebagai contoh, sel kulit kita 28 hari regenerasinya. Kalau kita minum suplemen hari ini, baru 28 hari kemudian akan tumbuh sel kulit yang baik dan mendapat nutrisi baru. Sel-sel kulit yang rusak akan terkelupas.
Selain itu kelebihan suplemen Tianshi tidak menyebabkan efek samping. Targetnya adalah mengobati dan tidak sekedar meringankan gejala. Berbeda dengan kimiawi. Kalau obat kimiawi memang didesain sejak awal target penyakitnya apa, begitu minum langsung bereaksi. Tapi begitu mambabi buta, sehingga bisa menimbulkan efek samping. Dalam jangka waktu lama, jika terus dikonsumsi, akan menimbulkan masalah baru. Penyakit yang tadi kita rasakan memang sembuh, namun muncul gangguan lain yakni ginjal dan lever akan terserang obat kimiawi. Karena di dua organ itulah terjadi metabolisme obat dan pengeluaran obat.
Sumber: Majalah Award

